Slackware

AMD Catalyst 13.4 - Solusi Framebuffer Konsol Hilang

4 May 2013

Sejak saya menggunakan AMD Catalyst 13.4, konsol modus teks saya menjadi tak terlihat. Hanya layar gelap tanpa tulisan apa-apa jika X dijalankan. Jadi jika saya menjalankan X dari init 3 dengan startx, maka setelah itu konsol teks tak terlihat lagi. Sehingga saya tidak dapat menggunakan konsol teks hingga saya me-reboot Slackware.

Hal ini terjadi karena driver fglrx tidak dapat menginisialisasi framebuffer akibat perubahan pada kernel Linux yang menghapus user modesetting (UMS) dan menggantinya dengan kernel modesetting (KMS). Nah, masalahnya driver-driver eksternal masih tidak ingin menggunakan KMS dan masih mengharapkan UMS tersedia sehingga framebuffer dapat dikontrol oleh driver X. Ya inilah yang disebut sebagai nasib indecision.

ownCloud 5.0 dan NGINX, Kericuhan Waktu Upgrade

1 Apr 2013

ownCloud LogoBenar-benar sebuah kecelakaan. Ajaibnya, selesai dengan sendirinya.

Kejadian itu bermula pada saat saya memperbarui instalasi program PHP di server FreeBSD. Seperti biasanya saya memperbarui program-program di FreeBSD setelah mendapatkan informasi adanya celah keamanan pada program yang terpasang. Saya bukanlah penggemar program-program terbaru. Mungkin karena lama berkawan dengan Slackware dan FreeBSD sehingga saya lebih menyukai program yang stabil. Meskipun tidak baru tetapi aman digunakan sehari-hari, apalagi untuk server-server yang melayani banyak pengguna. Bug keamanan bukanlah sesuatu yang dapat ditoleransi.

Spamming With PAM (Again) For SDDM

18 Mar 2013

KDE LogoWell, the truth is I've installed SDDM because of this article. It was interesting for me particulary about why KDM is not going to be used in Wayland environment because it's has been decided to let KDM as it is. KDE decided to not rewrite KDM using QML or creating new from scratch. While kde plasma workspace is going on the way to Wayland, it's just so silly if it doesn't came with any login/display manager.

Paket Xorg 1.13 (Rollback) Untuk Slackware-Current

17 Mar 2013

Pengguna Slackware-current yang memiliki VGA ATI Radeon seri 4000 hingga yang terbaru dan menggunakan driver AMD Catalyst (fglrx) bisa bernapas lega. Seperti yang kita ketahui, Slackware-current telah memperbarui versi Xorg dari 1.13 ke 1.14. Hal ini menyebabkan terjadi ketidakcocokkan ABI dan API antara Xserver 1.14 dengan X11 driver milik AMD Catalyst. Sesuai dengan keterangan dari AMD, driver fglrx hanya cocok untuk digunakan Xorg 6.9 hingga 7.7 (Xorg/Xserver 1.13). Jadi driver ini belum mendukung Xorg 1.14.

Jalan satu-satunya hanyalah menurunkan Xorg ke versi sebelumnya. Bagi Slackers yang sudah kadung memperbarui Xorg-nya ke versi 1.14 dan tidak memiliki backup Xorg 1.13, sila gunakan paket dari Ponce yang dapat diunduh dari repo berikut:

http://ponce.cc/slackware/various/temp-rollback/

Menulis Di Dalam Bis

11 Mar 2013

Hebat juga armada angkutan khusus bandara Soekarno-Hatta milik P.O. DAMRI. Punya WIFI gratis di dalamnya. Tulisan ini saya buat di dalam bis DAMRI jurusan Soekarno-Hatta - Blok M. Koneksinya juga lumayan. Entah provider internet apa yang digunakan oleh DAMRI. Yang jelas saya bisa memperbarui tiga aplikasi di ponsel android saya, termasuk aplikasi What's App yang berukuran 8MB dalam waktu kurang lebih 5 menit lebih sedikit. Berikut adalah gambar tangkapan layar koneksi di NetworkManager KDE saya.

DAMRI WIFI

Selamat dan sukses dah buat P.O. DAMRI. Semoga layanannya semakin membaik ke depannya.

Selamat WIFI-an....

 

Random Crash Di Unknown Horizons

9 Mar 2013

Unknown Horizons LogoUnknown Horizons (umumnya disingkat UH) adalah sebuah permainan opensource yang sangat menarik. Setidaknya buat saya. Mungkin anda-anda lebih suka permainan bunuh-bunuhan, sambil melihat darah muncrat kemana-mana. Maka saya lebih suka permainan simulasi strategi. Membangun sesuatu dari nol, meningkatkannya dan berangkat dari situ pelan-pelan menguasai dunia. Meskipun hanya bergrafis dua dimensi, tetap saja permainan ini menantang buat saya. Itulah mengapa saya menyukai permainan Age Of Empires jaman dulu. Membangun peradaban itu menyenangkan, apalagi jika sambil belajar sejarah. Entah jalannya sejarah tersebut benar atau tidak, setidaknya tetap memberikan pelajaran buat saya.

KDE 4.10.1 Masuk Slackware-Current

8 Mar 2013

Yang telah ditunggu-tunggu akhirnya tiba juga. KDE 4.10.1 akhirnya masuk ke dalam repo Slackware-current. Jadi waktunya menjalankan rsync dari salah satu mirror Slackware ke harddisk eksternal saya. Ah ya, sekalian makan malam kalau begitu.

Sebelumnya Slackware-current juga memperbarui paket fontconfig untuk memperbaiki mekanisme hinting font. Sekarang saya tidak perlu mengutak-atik model hinting font di System Settings KDE. Semua saya serahkan ke sistem (System default). Dan ternyata font di antarmuka KDE normal semua, tidak keriting atau pecah-pecah. Ini baru OS yang benar.

Sila baca ChangeLog.txt slackware-current untuk mengetahui perubahan yang lebih lengkap.

Selamat rsync....

Dua Permainan Balapan di WLSBUILD

3 Mar 2013

Buat anda pengguna Slackware sekaligus penggemar game balap mobil, saat ini mungkin anda dapat bergembira karena saya telah berhasil membuat skrip SlackBuild untuk membangun dua game balapan dengan genre berbeda. Hebat banget ya saya? Biasa sajalah, saya juga nyontek kok laugh. Tetapi yang sebutkan tadi memang benar adanya. Hebatnya kedua game tersebut adalah game tiga dimensi. Lebih hebat lagi, kedua game tersebut tidak membutuhkan WINE alias dapat berjalan di Linux secara langsung layaknya software-software yang biasa kita jumpai seperti web browser Firefox atau Google Chrome.

Relocating KDE Cache

1 Mar 2013

KDE LogoWell, after so long, finally I have found a solution for my old problem. The problem is very simple, but can be very frustated because it could effected system performance globally. Maybe some of you has been noticed that KDE will make some temporary directory for cache, socket, and the temporary files. If you list your ${HOME}/.kde/ you will find those three temporary directory:

Pernah Pakai PuTTY? Begini Caranya Di KDE

11 Feb 2013

konsole.pngBeberapa waktu yang lalu saya sempat bertanya kepada seorang kawan di forum Ayo Belajar Linux di jejaring sosial Facebook tentang mengapa beliau masih menggunakan PuTTY di Linux. Soalnya aneh kalau menurut saya. Pada awalnya PuTTY dikembangkan untuk sistem operasi MS Windows karena secara alamiah, MS Windows tidak mengimplementasikan model remote login yang aman. Apalagi kalau sudah menyangkut kriptografi SSH. Sebaiknya jangan tanya saya. Tak kuasa saya menjawabnya. Sedangkan sistem operasi Unix/Linux modern, sepertinya tidaklah lengkap jika tidak menyertakan program OpenSSH.

Pages