17 Dec 2011

Mencoba GSB 3.2 di Slackware-Current

Submitted by walecha

gnome-logoGSB 3.2 memang sudah lama masuk ke repository FTP PAUDNI, tetapi saya tidak mengetahuinya hingga GSB 3.2 ramai dibicarakan di milis Slackware Indonesia. Saya juga tidak langsung meng-install GSB 3.2 di slackware-current saya karena seperti biasa saya butuh mempelajari perubahan-perubahan yang terjadi di GSB 3.x, sekaligus mencermati isu-isu yang akan muncul saat menggunakan GSB 3.2.

slapt-get

Setelah studi literatur yang cukup lama (seminggu lho), akhirnya saya putuskan untuk mencoba GSB 3.2 di slackware-current. Pertama kali yang harus saya lakukan adalah memperbarui semua paket slackware-current. Saya cukup menggunakan program slackpkg untuk melakukan hal tersebut. Kemudian saya meng-install paket-paket GSB 3.2 menggunakan slapt-get. Paket slapt-get dapat kita install terlebih dahulu:

# upgradepkg --install-new /LOKASI/gsb/ad/slapt-get-0.10.2l-i486-1gsb.txz

Sesuaikan konfigurasi slapt-get di file /etc/slapt-get/slapt-getrc untuk menggunakan mirror GSB yang kita kehendaki, baik mirror di internet maupun mirror di harddisk lokal. Update database slapt-get:

# slapt-get -u

libffi.so.5

Setelah itu saya sarankan untuk meng-install paket libffi yang dibutuhkan oleh GTK+3 dari GSB 3.2, sehingga skrip instalasi tiap-tiap paket GSB 3.2 tidak menemui kesalahan akibat tidak ditemukannya pustaka libffi.so.5 di dalam sistem:

# slapt-get -i libffi

Lalu install GSB 3.2 menggunakan slapt-get:

# slapt-get -i gsb-desktop
# slapt-get --dist-upgrade

gjs vs seamonkey-2.5

seamonkey-logoSebelum menggunakan gnome-shell atau sebelum menjalankan GNOME3, saya mengganti dahulu paket gjs milik GSB 3.2 yang dilaporkan bermasalah dengan pustaka seamonkey 2.5. Saya membangun ulang paket gjs yang dibutuhkan oleh gnome-shell.

Prosedur pembuatan paket gjs memerlukan sedikit trik karena paket seamonkey slackware-current ternyata tidak memiliki beberapa file header yang diperlukan oleh gjs. Untuk itu saya mengunduh source tarball seamonkey 2.5, mengekstraknya dan meng-copy berkas-berkas header yang dibutuhkan seperti ini:

# cd /usr/include/seamonkey-2.5
# ln -s . vm
# cp /LOKASI/comm-release/mozilla/js/src/vm/*.h .

Kemudian saya unduh skrip SlackBuild dan source gjs dari direktori source GSB 3.2, lalu menambahkan baris berikut ke skrip gjs.SlackBuild untuk memaksa skrip configure gjs agar menggunakan pustaka seamonkey (ralat setelah diskusi bareng Molavi Arman):

sed -i 's/mozilla-js/seamonkey-js/g' configure.ac
autoconf -i -f

Baris-baris tersebut saya letakkan sebelum baris configure dimulai. Jangan lupa untuk mengganti bagian TAG di skrip gjs.SlackBuild dari gsb ke "terserah sukanya anda apa" supaya membedakan paket yang dibuat ulang dengan paket aslinya. Setelah paket gjs jadi, saya tinggal meng-upgrade gjs milik GSB 3.2:

# upgradepkg /tmp/gjs-1.30.0-i486-1_wls.txz

Kemudian reboot.

Bagi yang tidak ingin melakukan kompilasi gjs sendiri, bisa menggunakan paket gjs yang saya buat. Silakan unduh di: http://202.148.9.222/pub

ATI Radeon vs GNOME Shell

ATI Radeon LogoPengguna kartu grafis ATI Radeon HD seperti saya, saya sarankan bersabar karena driver ATI Catalyst masih dibenci gnome-shell. Alhasil jika dipaksakan, gnome-shell akan menggunakan wrapper VESA untuk menggunakan fasilitas OpenGL kartu grafis dan akan menghasilkan tayangan desktop 3D yang jauh dari sempurna dan seringkali berkedip.

Sebagai solusi alternatif, pengguna ATI di slackware dapat membangun ulang paket mesa untuk mengaktifkan driver Gallium Radeon. Gnome-shell dengan senang hati menerima fasilitas OpenGL dari Gallium Radeon. Tetapi sayangnya driver gallium radeon dari Xorg memerlukan daya yang lebih banyak daripada driver ATI Catalyst sehingga menyebabkan suhu kartu grafis dan CPU menjadi lebih tinggi daripada jika menggunakan driver ATI Catalyst.

Pengguna kartu grafis intel dan nvidia dapat bergembira karena sejauh ini dilaporkan gnome-shell dapat berjalan dengan baik di perangkat-perangkat tersebut tanpa perlu modifikasi.

Selamat mencoba.