Education

Jadual Padat Penyebab Kepanasan

15 May 2013

Diam saja aku di depannya.

"Kegiatan di SubBag saya saja sudah empat bulan ini, jadualnya padat. Gak ke Jakarta, mas?", kata PNS itu padaku dengan mimik serius. Terasa sekali bebannya sangat berat.

"Setelah dari sini, saya langsung berangkat ke Serang, lalu ke Solo.", lanjut beliau. Wah memang benar-benar padat rupanya.

Masih diam saja aku.

"Jadi kalau mas Walesa ada di Jakarta, mungkin bisa diajak ikut salah satu kegiatan tersebut.", pungkasnya.

Aku nyengir saja padanya.

"Oh, begitu toh maksudnya jadual yang padat. Jadual jalan-jalan.", pikirku.

Begitu tiba di rumah, kudapati server-server di kantor pada mati (mungkin dimatikan) karena pendingin ruang server tidak bekerja sehingga semua server kepanasan.

"Lho kan orang-orang sudah dilapori, piye toh?", nyengirku hilang.

"Ah, mending aku tidur saja.", pikirku.

Film Layak Tonton: Earth From Space

13 Mar 2013

Hari minggu sebelum saya berangkat ke Jakarta, mulai jam 8 pagi saya dan istri sibuk menyimak tayangan di National Geographic yang berjudul Earth From Space. Meskipun menggunakan judul Bumi Dari Angkasa, tetapi sebenarnya kajian-kajian di dalam film berdurasi 91 menit ini adalah tentang mekanisme-mekanisme yang terjadi di bumi untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan kehidupan di bumi. Pandangan dan hasil jepretan kamera satelit-satelit pengamat bumi nun jauh di atas sana membantu kita untuk memandang kejadian-kejadian dan proses-proses bio-fisik-kimia secara global. Pandangan secara global tersebut memudahkan kita untuk memahami korelasi antarkejadian atau antarproses yang sebelumnya hanya kita kira berdampak secara lokal di lokasi sekitar kita. Anda mungkin akan tercengang jika baru menontonnya pertama kali (seperti saya).

Jika Jurnalis Itu Harus Jujur, Maka....

28 Mar 2012

pena_dan_buku.pngPersoalan kejujuran dalam jurnalistik yang termuat dalam salah satu Elemen Kovach (maaf saya tidak bisa bercerita banyak tentang beliau dan tulisannya, saya kan bukan pakarnya) yang dibawakan secara sepintas oleh mas Wisnu Nugroho (wartawan KOMPAS) tadi siang cukup menggelitik hati saya. Jadilah saya menulis sesuatu yang mungkin lebih tepat jika disajikan oleh rekan-rekan saya yang lain.

Berani Karena Sombong?

15 Jun 2011

catatan.pngAksi yang ditunjukkan oleh para orang tua murid SD yang terlibat kasus menyontek massal sangat menarik untuk dicermati. Kejadian tersebut boleh dibilang merupakan sebuah refleksi tingkat kesombongan kita saat ini. Jika boleh saya beri skala 0 (tidak sombong) - 10 (paling sombong), maka kasus tersebut mungkin menunjukkan bahwa saat ini kita berada pada tingkat 15 cheeky. Saya melihat kejadian tersebut begitu menyedihkan. Sungguh, kejadian tersebut sangat menohok akal sehat saya. Apakah kita akan dikatakan Berani karena Sombong?

Bagaimana Cara Meniadakan Tuhan?

25 Mar 2011

nuclear_waste_logo.pngSungguh menarik komentar-komentar pembaca untuk beberapa artikel di koran online nasional belakangan ini. Isu-isu seputar kegawatan kondisi instalasi pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima di Jepang laris manis seperti gosip-gosip seputar artis yang lebih sering muncul di siaran-siaran televisi nasional kita. Yang menarik bagi saya adalah perlombaan ketakutan dari kebanyakan kita. Mungkin saat ini jika saya tidak ikut-ikutan takut terkena radiasi nuklir dari reaktor tersebut, saya jadi tidak gaul.

Pages