Education

31 Dec 2009

Berikut ini adalah petikan memo yang ditulis salah seorang pejuang Perintis Kemerdekaan Indonesia dan mantan Tentara Sukarela Pembela Tanah Air di Jawa Timur, Soetjipto Kertodjojo: "Keluarga Besar Perintis Kemerdekaan Indonesia di Jawa Timur dan Mantan Tentara Sukarela Pembela Tanah Air di Jawa Timur mengharapkan K. H. Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur dapat dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional" Mudah-mudahan keinginan pejuang-pejuang ini diamini oleh pemerintah dan masyarakat Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi saya melalui email: walecha99_at_gmail_dot_com
24 Nov 2006

tipiBeberapa hari ini saya sadar akan sebuah hal yang lucu. Mungkin beberapa orang akan bertanya-tanya atau mungkin menjadi marah ketika membaca judul tersebut. Jelasnya itulah yang aku tangkap sewaktu menyaksikan beberapa sinetron lucu di televisi. Ya meskipun katanya sinetron itu sinetron drama serius dan bertangis-tangis, tetapi tetap lucu kalau menurut pandangan saya. Apapun alasannya. Maaf saja, aku emang antipati dengan sinetron-sinetron kita yang lebih mengutamakan tampang dan kekayaan, isinya nggak seberapa tapi episodenya panjang-panjang. Balik lagi ke masalah tadi, aku hanya menangkap kesan demikian dari beberapa percakapan tokoh-tokoh dalam sinetron-sinetron tersebut. Pesantren telah menjadi lembaga pemsyarakatan.

29 Jun 2006

sosialitaIni bukan perkara makan-memakan. Ini lebih mirip kejadian jika ada seorang admin jaringan yang sangat paranoid sehingga sewaktu admin tersebut mendefinisikan aturan-aturan filter untuk tiap-tiap koneksi yang ada dalam jaringan komputernya, admin ini memutuskan untuk memfilter tiap paket masuk dan keluar dari firewallnya. Alhasil paket-paket koneksi yang jumlahnya bejibun itu banyak yang terdampar di sisi dalam firewall, mengantri dengan harap-harap cemas kapankah ia akan diperbolehkan melewati firewall. Ironisnya paket-paket itu tidak pernah tahu apakah setelah ia melewati proses filtering yang lumayan rumit dan menjemukan itu, pada saatnya nanti ia dapat dengan bebas melanglang dalam jaringan internet yang luasnya tak terkira itu.

29 Mar 2006

Dalam sebuah surat kabar, ada sebuah pernyataan yang mengusik pikiran yang kemudian mengingatkan saya pada sebuah peribahasa yaitu: Rumput tetangga lebih hijau. Jika kita lihat pada sejarah perkembangan kondisi Indonesia selama lebih dari 50 tahun maka dapat kita simpulkan bahwa peribahasa itu adalah salah. Heeee, kok bisa? Ya bisa saja toh, lha wong semua yang dipikirkan manusia bisa salah, kenapa nggak?

Pages

Subscribe to RSS - Education