Music

Kok 0.7.x Semua? Lucky Seven?

4 Apr 2011

Sebetulnya saya juga tidak tahu pasti ada apa dengan angka 7 (tujuh). Hanya saya sepertinya angka 7 masih memiliki tuah yang tinggi saat ini wink. Beberapa hari yang lalu saya memperbarui instalasi pemutar musik Clementine dan web browser rekonq. Uniknya, keduanya mengeluarkan versi stabil yang sama yaitu 0.7. Apa-apa saja yang berubah di versi saat ini?

Menyanyi bersama Clementine

28 Dec 2010

Clementine LogoHidup memang enak jika selalu ditemani lagu-lagu yang dinyanyikan/dimainkan dengan bagus. Tidak semua lagu bagus lho :p . Kali ini saya ditemani Toto sewaktu menulis pos ini. Hanya saja saya tidak akan membahas tentang Toto. Saya akan menulis mengenai Clementine, sebuah pemutar dan pengelola koleksi lagu2. Clementine sebenarnya adalah Amarok (pemutar dan pengelola lagu2 milik KDE), dalam pengertian seperti ini, Clementine dibuat oleh penggemar Amarok 1.x, termasuk saya tentunya. Hal ini disebabkan oleh sebuah alasan yang sama yaitu Amarok 2.x adalah tidak menarik jika dianggap sebagai sebuah pemutar musik. Terlalu lambat, terlalu gemuk, terlalu banyak masalah, ...keterlaluan :p . Clementine dibuat berdasarkan Amarok versi 1.4 atau versi terakhir Amarok generasi 1.x.

XFCE vs Multimedia (again?)

13 Jul 2010

xfce_logo.jpgPada pos saya sebelumnya, saya menulis mengenai Parole, multimedia player yang dikembangkan untuk XFCE. Pada bagian ini saya ingin menulis mengenai Pragha, sebuah player audio (musik) yang juga dapat digunakan untuk mengelola file-file audio kita. Pragha hanya membutuhkan GTK+ sebagai mesin utamanya. Pragha masih belum menggunakan gstreamer sebagai mesin audionya, melainkan masih menggunakan sambungan langsung ke pustaka-pustaka audio. Tetapi jika dibandingkan umur (lagi-lagi umur) dan ukuran program pragha, olah database pragha adalah mumpuni.

XFCE vs Multimedia

12 Jul 2010

xfce_logo.jpgBeberapa waktu yang lalu saya ikut-ikutan sibuk meramaikan sebuah pos blog yang berjudul "I Hate Linux". Link ke blog tersebut sengaja tidak saya tampilkan karena nanti bisa berbuntut panjang, misalnya pencemaran nama baik, penghinaan atau bisa jadi saya kena lemparan batu dan bata saat sedang makan soto di pinggir jalan. Siapa yang tahu? Sebenarnya komentar-komentar saya intinya cuma satu kok, "Linux is SUX". Cuma itu. Nggak nulis yang aneh. Hitung-hitung saya membantu yang punya blog buat naikin rating blog-nya. Biasa, amal kan kudu ditebar-tebar sampai nanti nggak ada lagi yang bisa diamalin :D .

Koes Plus - Tul Jaenak

23 Jan 2010

Gula jawa rasane legi kripik mlinjo dipangan asu Arep mulyo kudu marsudi Buto ijo ojo ditunggu

Reff: Tul jaenak jae jatul jaeji Kuntul jare banyak Ndoge bajul kari siji (kembali ke Reff)

Abang-abang gendero londo Wetan sithik kuburan mayit Klambi abang nggo tondo moto Wedhak pupur nggo golek dhuwit

(kembali ke Reff)

Gara-gara keracunan lagi...si memet itu yang nyetel lagu ini

Lirik aja deh

2 Feb 2009
dah lama g diisi, jadi ini aja deh Title: Final Cut Album: The Final Cut Artist: Pink Floyd Through the fish-eyed lens of tear stained eyes I can barely define the shape of this moment in time And far from flying high in clear blue skies I'm spiraling down to the hole in the ground where I hide If you negotiate the minefield in the drive And beat the dogs and cheat the cold electronic eyes And if you make it past the shotguns in the hall Dial the combination, open the priesthole And if I'm in I'll tell you what's behind

Pages