Religion

Takdir, Kehendak Bebas dan GEN, Sebuah Analisis yang Sekedarnya

15 Jul 2010

ideology.jpgTulisan ini merupakan sebuah jawaban untuk pos rekan saya, Hadi Ismanto, di halaman pribadinya di situs jejaring sosial, Facebook. Mohon koreksi dan kritik pembaca karena ini murni dari pengetahuan saya. Harap dimaklumi bahwa saya bukanlah seorang Doktor atau Profesor sehingga pastinya ilmu para pembaca adalah lebih tinggi daripada ilmu saya. Mohon maaf jika tulisan saya ini tidak berkenan di hati anda.

Secara biologis, konsep pertemanan dan perjodohan (mating) biasanya dijelaskan dalam konteks produksi protein yang ujung2nya adalah hormon karena biasanya komponen terbesar hormon adalah protein.

PUASA HARI PERTAMA

24 Sep 2006

masjidAlhamdulillah, puasa hari ini kulewati tanpa halangan berarti. Mudah-mudahan puasa kali ini, yang berlangsung di tengah-tengah banyaknya kekacauan di negeri ini tidak mengendurkan semangat puasa yaitu "BERSIH DIRI".

Aku hanya bisa berdo'a, yang mudah-mudahan dikabulkan oleh Pencipta Roh-ku, semoga orang-orang Indonesia (termasuk aku tentunya) dapat menyadari kesalahan-kesalahan mereka dan mampu menganalisa dan menghasilkan solusi yang dapat menyelamatkan anak cucu negeri ini kelak di masa mendatang.

Berpikir Liberal/Sekuler/No Limit, Berperilaku Agamis

28 Jun 2006

sosialitaJudul di atas mungkin sebuah harapan saya yang paling besar karena selama ini saya merasa bahwa bahkan alam pikiran saya membatasi keleluasaanku berpikir dan menelurkan ide2 gila. Ini bukan bermaksud menjadi orang gila, hanya saja batas pemikiran itu sejatinya kan tidak ada. Tuhan saja tidak pernah membatasi alam pikiran manusia. Dia hanya mengatakan bahwa alam pemikiran manusia tidak akan pernah menjangkau alam Illahiah. Konsep ini saya temukan untuk diri saya sendiri setelah saya menyaring banyak tulisan-tulisan mengenai peran ilmu pengetahuan dalam mengembangkan pemahaman manusia mengenai konsep-konsep Penciptaan dan Ketuhanan.